do'a ku indah pagi ini
Ya Rabb, berikan kami kemudahan dalam segala hal yang akan kami jalani.
Ya Allah, hanya kepadaMu hamba berserah diri, dan hanya kepadaMu hamba meminta segala sesuatu
Ya Allah, Tambahkan rezeqi hamba agar bisa berbagi terhadap sesama
Ya Allah, Jika tahun ini hamba tidak ber-qurban. Panjangkan umur hamba dan beri rizki agar tahun esok hamba dapat ber-qurban
Ya Allah, TakbirMu telah menggema di penjuru langitMu. Sejauh ku mendengar, Aku merindukan AsmaMu
Ya Allah, terima kasih telah menyempurnakan hari ini dengan rahmatMu sehingga aku masih dapat berkumpul bersama keluarga
Ya Allah, tabahkan hati sudara-saudaraku yang sedang menghadapi musibah. Sabarkan dan kuatkan hatinya sekeras baja
Ya Allah, pertahankan hubungan silaturrahmi yang telah kami bina selama ini
Ya Allah, Berikan aku keselamatan di dunia dan akhirat. Sehat jasmani dan rohani. Pertambahan ilmu, dan berkah di setiap rezeqi
Ya Allah, Tebalkanlah imanku, kokohkanlah pondasi sholatku, perbanyaklah rezeki ku, dan kabulkanlah selalu doa'ku
Ya Allah, mudahkan jalan yang aku tempuh. berkahi apa yang aku dapat, dan lindungi apa yang aku genggam
Ya Allah, teduhkan hati ini kala dirundung masalah. dan tundukkan kepala ini kala diberi jabatan dan harta yang berlimpah
Ya Allah, tanamkan ketulusan dalam hati ini untuk menolong saudara-saudaraku yang sedang kesulitan
Ya Allah, tanamkan kebaikan dalam diri ini. sirami dengan pupuk kesejahteraan dan bunga keimanan yang kuat
Ya Allah, berikan apapun yang terbaik untuk jalan kami, untuk masa depan kami, dan untuk bekal kami
Ya Allah, jadikan yang kami lihat, dengar, dan rasakan hari ini sebagai pahala untuk bekal di Yaumil Akhir kelak
Ya Allah, mudahkan segala urusan kami. panjangkan umur kami dalam taat, ibadat dan sholawat
Ya Allah, semoga malam ini Engkau selalu melindungi kami dengan payung keimanan
Ya Allah, berikan kami kesabaran, ketangguhan dan keteguhan hati dalam menjalani setiap masalah
Ya Allah, satukan kami dalam kekuatan cinta, ridhoi dan berkahi apa yang telah kami ikrarkan atas nama suci
Ya Allah, sirami hati kami dengan pupuk kasih sayang dariMu
Ya Allah, mohon ijabah setiap doa dan permintaan yang terlantun dalam lisan kami
Ya Allah, ampuni kesalahan kami selama ini. kesalahan yang begitu besar.
Ya Allah, terima kasih atas kesehatan yang masih Kau berikan pada kami hari ini
Ya Allah, Panjangkan tali silaturrahmi di antara kami. jangan Kau biarkan putus dan hancur karena sebuah tuduhan dan fitnah
berlianamarthasiregar
Rabu, 24 Februari 2016
ayah tercinta
Aku hanya ingin membuatmu bangga, meski yang terjadi tak selalu bisa sama dengan apa yang aku harapkan.
Ayah. jauh darimu selalu membuat hati tak menentu. Saat bersamamu memang tak pernah bisa digantikan oleh apapun. Aku rindu.
Sosok yang selalu menginspirasi adalah ayah.
Hanya bisa berdoa, maaf belum bisa bikin bangga.
Kebodohanku selama ini; terlalu mengikuti egoku yang tak sadar menyakitimu, ayah.
Buat ayah, dimana pun kau saat ini, semoga Tuhan selalu memberkati, menjaga, dan mencintai.
Ayah, meski memeluk bayangmu, setidaknya sepi sedikit berlalu, meski sedih makin membiru.
Jaga dirimu baik-baik ayah. Jauh disini doaku akan ku utus untuk menjagamu.
Tanpa ayah, harapan tak akan pernah lahir, karena aku tak akan pernah hadir.
Hanya ayahlah yang mampu mengertiku, meski kadang aku tak mengertinya.
Maaf, jika selama ini aku masih banyak main-main. Maaf jika selama ini aku masih banyak hura-hura. Ayah.
Meski belum bisa memberikan yang terbaik kepadanya, ayah tetap menjadikan aku anak yang ia sayangi. Cintanya tanpa jeda.
Perjuangan ayah selama ini akan ku balas dengan prestasi-prestasi ku nanti. Aku berjanji yah
Ayah adalah cinta pertama ku dan abadi selamanya.
Ada rindu yang gak pernah habis, rindu pada yah seorang :)
Ayah. Marahmu mungkin membuatku kesal. Tapi kecewamu selalu membuatku menyesal.
Dia memang bukan malaikat. Tapi ayahku adalah manusia terhebat!
Bagiku; ayah adalah teduh. Penenang semua gaduh. Mengusir segala jenuh.
Ayah tak akan pernah hilang, meski ribuan kilo jarak membentang.
Selamat pagi ayah. Ragamu mungkin jauh dari sisi, hatimu akan selalu ada menemani.
Aku hanya ingin membuatmu bangga, meski yang terjadi tak selalu bisa sama dengan apa yang aku harapkan.
Ayah. jauh darimu selalu membuat hati tak menentu. Saat bersamamu memang tak pernah bisa digantikan oleh apapun. Aku rindu.
Sosok yang selalu menginspirasi adalah ayah.
Hanya bisa berdoa, maaf belum bisa bikin bangga.
Kebodohanku selama ini; terlalu mengikuti egoku yang tak sadar menyakitimu, ayah.
Buat ayah, dimana pun kau saat ini, semoga Tuhan selalu memberkati, menjaga, dan mencintai.
Ayah, meski memeluk bayangmu, setidaknya sepi sedikit berlalu, meski sedih makin membiru.
Jaga dirimu baik-baik ayah. Jauh disini doaku akan ku utus untuk menjagamu.
Tanpa ayah, harapan tak akan pernah lahir, karena aku tak akan pernah hadir.
Hanya ayahlah yang mampu mengertiku, meski kadang aku tak mengertinya.
Maaf, jika selama ini aku masih banyak main-main. Maaf jika selama ini aku masih banyak hura-hura. Ayah.
Meski belum bisa memberikan yang terbaik kepadanya, ayah tetap menjadikan aku anak yang ia sayangi. Cintanya tanpa jeda.
Perjuangan ayah selama ini akan ku balas dengan prestasi-prestasi ku nanti. Aku berjanji yah
Ayah adalah cinta pertama ku dan abadi selamanya.
Ada rindu yang gak pernah habis, rindu pada yah seorang :)
Ayah. Marahmu mungkin membuatku kesal. Tapi kecewamu selalu membuatku menyesal.
Dia memang bukan malaikat. Tapi ayahku adalah manusia terhebat!
Bagiku; ayah adalah teduh. Penenang semua gaduh. Mengusir segala jenuh.
Ayah tak akan pernah hilang, meski ribuan kilo jarak membentang.
Selamat pagi ayah. Ragamu mungkin jauh dari sisi, hatimu akan selalu ada menemani.
Minggu, 20 September 2015
Hidup adalah Cermin
Hidup ini adalah Cermin, dan kita adalah apa yang ada di cermin. Itu sebabnya dikatakan bahwa hidup bagaikan gema. Cermin adalah gema kita. Cobalah berteriak : “kamu baik” 1x saja, maka gema akan membalasnya : “kamu baik... kamu baik... kamu baik...ik...ik...ik...” dengan berulang- ulang. Tetapi jika Engkau berteriak “kamu jelek”, maka gema akan membalas..." kamu jelek... kamu jelek... kamu jelek banget.... nget.. nget.. nget...!!" Nha Lho?
Artinya, kata- kata kita pun adalah cermin diri kita yang sesungguhnya. Jika hari ini Engkau lebih suka melontarkan kata- kata yang tidak sopan, tidak senonoh, memaki, berprasangka buruk, memfitnah dan sebagainya, maka itulah jati dirimu yang sesungguhnya. Sama halnya teko yang berisi teh, pasti akan mengeluarkan teh. Manusia yang berisi keburukan dan dosa, pasti kata- katanya pun bernuansa buruk dan penuh dosa.
So, marilah kita menjaga kualitas kata- kata kita. Jauhkan diri dari kebiasaan menghina, sebab sebenarnya jika kita menghina saudara kita maka sungguh kitalah yang paling hina. Orang hina hanya akan mengatakan hal- hal yang menghina. Maka mulailah untuk berkata- kata yang baik, positif, dan terjaga.
Engkau bisa bercermin dari kejadian- kejadian yang ada di sekitarmu. Banyak sekali yang bisa Engkau pelajari hikmahnya. Misal : Engkau bisa belajar dari ikan. Ternyata ikan akan lebih cepat besar ketika diternak di air yang bergerak dibanding di air yang diam atau kolam. Artinya, kita akan lebih cepat dewasa saat hidup kita dipenuhi berbagai macam ujian dan masalah. Masalahlah yang membantu menggerakkan dirimu menuju impian. Tanpa adanya masalah mungkin Engkau tidak akan pernah sekuat seperti sekarang ini.
Setelah belajar dari ikannya, Engkau pun bisa belajar dari airnya yang bergerak. Ternyata, air yang yang bergerak dan mengalir, lebih tahan lama kesegarannya dibandingkan air yang diam. Air yang diam akan lebih cepat membusuk. Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa ketika Engkau lebih suka berteriak daripada bergerak, lebih suka mencaci daripada beraksi, lebih suka diam dari pada berjuang, maka hidupmu akan lebih cepat busuk dan jauh dari kualitas. Bergeraklah.!!
Engkau juga bisa belajar dari BINTANG yang bersinar terang di kegelapan malam. Sehingga Engkau paham, agar bisa hidup menjadi sang bintang maka Engkau harus berani menghadapi gelapnya malam. Berani menghadapi masalah- masalah hidupmu yang sepertinya begitu runyam, padahal menjanjikan kecerahan. Ingatlah, apa pun yang ada di sekitarmu adalah cerminan dirimu, untukmu. Bercerminlah selalu dengan kehidupanmu, lakukan instrospeksi, dan buatlah dirimu yang mewarnai lingkunganmu, dan bukan lingkungan yang mewarnaimu. Kecuali Engkau sudah berada di lingkungan yang baik, maka bersyukurlah kepada Allah. Dan warnailah lebih lanjut dengan warna terbaik yang Engkau miliki.
Artinya, kata- kata kita pun adalah cermin diri kita yang sesungguhnya. Jika hari ini Engkau lebih suka melontarkan kata- kata yang tidak sopan, tidak senonoh, memaki, berprasangka buruk, memfitnah dan sebagainya, maka itulah jati dirimu yang sesungguhnya. Sama halnya teko yang berisi teh, pasti akan mengeluarkan teh. Manusia yang berisi keburukan dan dosa, pasti kata- katanya pun bernuansa buruk dan penuh dosa.
So, marilah kita menjaga kualitas kata- kata kita. Jauhkan diri dari kebiasaan menghina, sebab sebenarnya jika kita menghina saudara kita maka sungguh kitalah yang paling hina. Orang hina hanya akan mengatakan hal- hal yang menghina. Maka mulailah untuk berkata- kata yang baik, positif, dan terjaga.
Engkau bisa bercermin dari kejadian- kejadian yang ada di sekitarmu. Banyak sekali yang bisa Engkau pelajari hikmahnya. Misal : Engkau bisa belajar dari ikan. Ternyata ikan akan lebih cepat besar ketika diternak di air yang bergerak dibanding di air yang diam atau kolam. Artinya, kita akan lebih cepat dewasa saat hidup kita dipenuhi berbagai macam ujian dan masalah. Masalahlah yang membantu menggerakkan dirimu menuju impian. Tanpa adanya masalah mungkin Engkau tidak akan pernah sekuat seperti sekarang ini.
Setelah belajar dari ikannya, Engkau pun bisa belajar dari airnya yang bergerak. Ternyata, air yang yang bergerak dan mengalir, lebih tahan lama kesegarannya dibandingkan air yang diam. Air yang diam akan lebih cepat membusuk. Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa ketika Engkau lebih suka berteriak daripada bergerak, lebih suka mencaci daripada beraksi, lebih suka diam dari pada berjuang, maka hidupmu akan lebih cepat busuk dan jauh dari kualitas. Bergeraklah.!!
Engkau juga bisa belajar dari BINTANG yang bersinar terang di kegelapan malam. Sehingga Engkau paham, agar bisa hidup menjadi sang bintang maka Engkau harus berani menghadapi gelapnya malam. Berani menghadapi masalah- masalah hidupmu yang sepertinya begitu runyam, padahal menjanjikan kecerahan. Ingatlah, apa pun yang ada di sekitarmu adalah cerminan dirimu, untukmu. Bercerminlah selalu dengan kehidupanmu, lakukan instrospeksi, dan buatlah dirimu yang mewarnai lingkunganmu, dan bukan lingkungan yang mewarnaimu. Kecuali Engkau sudah berada di lingkungan yang baik, maka bersyukurlah kepada Allah. Dan warnailah lebih lanjut dengan warna terbaik yang Engkau miliki.
Langganan:
Komentar (Atom)
